Bagian 6 - Sayang Baju Kesayangan - 130 Ilustrasi Rohani
Bagian 6 - Sayang Baju Kesayangan
Suatu hari, baju kesayangan saya baru satu kali saya pakai, dan cuma sebentar. Sayang rasanya kalau harus segera dicuci. Maka baju itu saya gantung lagi di gantungan pakaian di dalam kamar. Malamnya, saya menyemprotkan obat nyamuk di kamar. Saya menyemprot dengan hati-hati sekali. Saya tidak mau baju kesayangan saya itu terkena obat nyamuk.
Akan tetapi, akibatnya harus saya tanggung sendiri. Saya tidak bisa tidur, bagaimana bisa tidur! Baju kesayangan saya itu menjadi tempat persembunyian nyamuk. Nyamuk-nyamuk itu keluar mencari mangsa - menggigiti tubuh saya hingga gatal dan bentol-bentol.
Begitulah ! Rasa sayang pada diri sendir atau milik sendiri sering menjadi bumerang baginya. Sudah pasti bumerang itu dapat mencelakakan dirinya.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga suka menutup-nutupi perbuatan dosa kita, supaya kita tampak seperti orang benar? Semakin sering kita menutup-nutupinya, semakin berat beban yang akan kita tanggung. Karena Allah tidak dapat ditipu. Allah menginginkan agar setiap umat pilihan-Nya membuka diri di hadapan-Nya. Dan ia berjanji akan meringankan beban kita.
Begitulah ! Rasa sayang pada diri sendir atau milik sendiri sering menjadi bumerang baginya. Sudah pasti bumerang itu dapat mencelakakan dirinya.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga suka menutup-nutupi perbuatan dosa kita, supaya kita tampak seperti orang benar? Semakin sering kita menutup-nutupinya, semakin berat beban yang akan kita tanggung. Karena Allah tidak dapat ditipu. Allah menginginkan agar setiap umat pilihan-Nya membuka diri di hadapan-Nya. Dan ia berjanji akan meringankan beban kita.
Referensi Ayat Alkitab:
"Aku mengamat-amati segala tingkah langkah merekal semuanya itu tidak tersembunyi dari pandangan-Ku, dan kesalahan mereka pun tidak terlindung di depan mata-Ku" - Yeremia 16:17
"Aku mengamat-amati segala tingkah langkah merekal semuanya itu tidak tersembunyi dari pandangan-Ku, dan kesalahan mereka pun tidak terlindung di depan mata-Ku" - Yeremia 16:17

Comments
Post a Comment