Posts

Showing posts from July, 2018

Bagian 7 - Mandi Air Segar - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 7 - Mandi Air Segar  Jika kita sehat, kita dapat mandi sepuasnya. Air yang segar dan jernih dapat menghilangkan rasa lelah dan badan pegal. Dengan mengguyurkan air ke badan, atau menceburkan badan di kolam renang, kita dapat memperoleh penyegaran. Tetapi Air yang segar seperti itu ternyata tidak baik kalau kita sedang sakit. Akibatnya justru bisa sebaliknya. Dapat membuat badan kedinginan dan mungkin menjadi demam. Oleh sebab itu, kita harus menahan diri dari keinginan tersebut jika kita sakit. Keinginan tubuh tidak selalu harus dituruti. Keinginan tubuh tidak selalu membawa kebaikan bagi tubuh kita. Demikian pula dengan segala yang kita lihat dan yang kita dengar -- tidak semuanya layak bagi kita. Menahan diri untuk tidak melakukan sesuatu demi kebaikan, merupakan tindakan bijaksana yang harus dilakukan oleh orang-orang beriman. Referensi Ayat Alkitab: "Ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu. Ada waktu untuk memeluk, ada wakt...

Bagian 6 - Sayang Baju Kesayangan - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 6 - Sayang Baju Kesayangan Suatu ha ri, baju kesayangan saya baru satu kali saya pakai, dan cuma sebentar. Sayang rasanya kalau harus segera dicuci. Maka baju itu saya gantung lagi di gantungan pakaian di dalam kamar. Malamnya, saya menyemprotkan obat nyamuk di kamar. Saya menyemprot dengan hati-hati sekali. Saya tidak mau baju kesayangan saya itu terkena obat nyamuk. Akan tetapi, akibatnya harus saya tanggung sendiri. Saya tidak bisa tidur, bagaimana bisa tidur! Baju kesayangan saya itu menjadi tempat persembunyian nyamuk. Nyamuk-nyamuk itu keluar mencari mangsa - menggigiti tubuh saya hingga gatal dan bentol-bentol. Begitulah ! Rasa sayang pada diri sendir atau milik sendiri sering menjadi bumerang baginya. Sudah pasti bumerang itu dapat mencelakakan dirinya. Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga suka menutup-nutupi perbuatan dosa kita, supaya kita tampak seperti orang benar? Semakin sering kita menutup-nutupinya, semakin berat beban yang akan kita tanggung. Kar...

Bagian 5 - Dimensi Gelap Terang - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 5 - Dimensi Gelap Terang Banyak orang zaman dulu mengajurkan: Kalau memotret jangan menghadap ke matahari, supaya bisa menghasilkan gambar yang baik. Tetapi sekarang, sesuai kemajuan teknologi fotografi, malah dianjurkan sebaliknya. Kalau ingin menghasilkan gambar-gambar yang lebih baik, justru memotretnya harus menghadap matahari, atau sumber cahaya lainnya. Artinya, jika matahari berada di timur memotretnya dengan menghadap ke timur. Jika matahari berada di barat, menghadaplah ke barat. Teknik seperti ini disebut sebagai teknik pemotretan dengan pencahayaan dari arah belakang (back-lighting). Dengan teknik ini kita akan memperoleh gambar yang berbeda, yakni obyek foto kita dikelilingi cahaya tepi (rim-light). Dengan cara demikian itu dapat memperindah gambar. Ada dimensi gelap dan terang yang lebih semarak. Ilustrasi tersebut menggambarkan : jika pandangan hidup kita ini diarahkan kepada kemuliaan Allah, maka kita dapat melihat dimensi gelap-terangnya. Yaitu antara...

Bagian 4 - Jendela Rumah Kita - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 4 - Jendela Rumah Kita Bayangkan jika rumah Anda tidak ada jendelanya! Betapa pengapnya dan betapa gelapnya rumah Anda. Jendela selain berfungsi untuk memasukkan cahaya, juga udara. Dengan adanya cahaya dan pergantian udara yang baik, ruangan dalam rumah kita menjadi terang dan sehat. Demikian juga dengan doa-doa kita. Jika ruangan dalam hati kita pengap dan gelap seperti tak berpengharapan, bukalah "jendelanya" melalui doa. Jika jendela hati kita sudah dibuka, maka Tuhan akan menerangi dan menyegarkan kita. Referensi Ayat Alkitab: "Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, beroda dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari surga dan mengampuni dosa mereka,serta memulihkan negeri mereka" - 2 Tawar...

Bagian 3 - Telepon Rindu - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 3 - Telepon Rindu Anak saya sering menelpon saya ketika saya sedang sibuk bekerja di kantor.Itu dilakukannya jika ia rindu kepada saya.Rasa rindu ternyata tidak selalu disebabkan oleh jarak yang jauh atau waktu yang sangat lama.Tetapi disebabkan oleh dorongan hati karena rasa membutuhkan.Butuh untuk dikasihi (menerima) maupun butuh untuk mengasihi (memberi). Sesungguhnya Tuhan pun demikian.Ia rindu agar Anda mengundang Dia ikut menyelesaikan setiap persoalan Anda.Ia rindu untuk memerkati obat-obatan yang hendak Anda minum, jika Anda sakit.Ia rindu memberkati makanan Anda agar bermanfaat bagi tubuh.Ia rindu menghapus air mata Anda jika Anda sedih.Dan Ia juga rindu menolong,jika Anda meyakini keselamatan yang sudah Ia berikan kepada Anda. Undanglah Dia dengan telepon rindu Anda di dalam Doa. Referensi Ayat Alkitab: "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair,demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah"- Mazmur 42:2

Bagian 2 - Gemericik Suara Air - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 2 - Gemericik Suara Air Ketika saya mendapat kesempatan menyampaikan Firman Tuhan di desa, saya merasa terkesan sekali.Gemericik suara air mengiringi khotbah saya.Air itu mengalir di selokan, sebelah gereja.Gemericik air itu terus-menerus terdengar tanpa henti. Bagi telinga orang-orang kota,gemericik suara air yang alami yang tidak pernah mendengar suara alami seperti itu, tentu kedengaran sangat istimewa dan menyejukkan hati.Mereka jarang mendengar suara seperti itu. Kalau anda mengikuti retret di Wisma INRI Solo, perhatikanlah selokan airnya.Air selokan dari desa tadi sengaja dibelokkan ke kompleks wisma tersebut.Maksudnya supaya wisma itu tampak lebih alami -- ada suara gemericik air yang alami.Dengan demikian dapat memberikan nilai kedamaian yang alami dan kedamaian yang lebih mendalam. Referensi Ayat Alkitab: " Seperti Rusa yang merindukan sungai yang berair,demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.Jiwaku haus kepada Allah,kepada Allah yang hidu...

Bagian 1 - Anak Panah Dan Busurnya - 130 Ilustrasi Rohani

Image
B agian 1 - Anak Panah Dan Busurnya Senangkah Anda bermain dengan memanah? Memanah merupakan permainan yang paling jarang disenangi banyak orang dibandingkan dengan jenis permainan lainnya.Walaupun begitu, banyak orang yang tahu bagaimana cara memanah. Lari Anak Panah sangat ditentukan oleh rentangan tali busurnya.Apabila tali dan busurnya bagus,anak panah pasti mampu melesat dengan pesatnya. Anak Panah dapat diibaratkan sebagai kerja otak kita.Sedangkan busur dan talinya adalah keadaan tubuh kita.Jika tubuh kita sehat, maka pikiran kita akan dapat kita pergunakan untuk bekerja dengan optimal.Tetapi, jika kita sakit, tentu kita tidak dapat berbuat apa-apa. Oleh sebab itu kita wajib menjaga kesehatan tubuh kita dengan sebaik-baiknya.Kesehatan merupakan berkat dari Allah yang tak ternilai harganya. Referensi Ayat Alkitab: "Aku (Paulus) melatih tubuhku dan menguasai seluruhnya" (1Korintus 9:27).

Dasar-Dasar Sejarah(Sejarah Khotbah)

Image
D asar-Dasar Sejarah(Sejarah Khotbah) Sejarah Khotbah dapat digolongkan menjadi 5 golongan yaitu: Khotbah dalam Perjanjian Lama Kitab Ulangan berisi kumpulan khotbah untuk orang Israel, misalnya: tentang Hukum Taurat yang terdapat di Kitab Keluaran dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi bangsa Israel dalam kehidupan sehari-hari pada waktu itu.Dalam Khotbah itu isinya antara lain:memberitakan hukuman atas dosan karena pelanggaran dan berita keselematan bagi orang yang bertobat atau berpaling kepada Allah.Seorang nabi dalam khotbahnya disampaikan secara langsung tanpa teks dengan metode "alegori".Alegori berarti mengatakan hal-hal lain yang ada di balik kalimat atau yang tersirat dalam yang tersurat atau perumpamaan atau kiasan.Jadi,khotbah alegori adalah khotbah yang mengandalkan perumpamaan dan dalam menafsirkan Alkitab juga memakai dasar penafsiran dengan cara perumpamaan juga.Penafsiran Alegoris berarti menafsirkan alkitab dengan "lebih dalam" atau ...

Perbedaan Filsafat dan Metafisika Pada Buku Seni Berkotbah dan Public Speaking

Image
P erbedaan Filsafat dan Metafisika Pada Buku Seni Berkotbah dan Public Speaking Apabila kita berbicara tentang filsafat dan komunikasi,segera timbul pertanyaan yakni:Apa hubungan antara filsafat dan komunikasi?Apa pula hubungannya (dalam perbedaan) dengan metafisika? Berikut adalah penjelasannya: Filsafat Istilah "Filsafat" berasal dari bahasa Yunani.Secara harfiah, filsafat berarti: cinta akan kebijaksanaan.Namun secara definitif, Filsafat adalah usaha akal budi manusia untuk mencari jawab, pandangan hidup dunia, yakni kebijaksanaan dan memuaskan pencarinya . Apabila kebijaksanaan dalam hal ini kita artikan : apa yang baik dalam bidang komunikasi, antara pembicara dan pendengar dimungkinkan memasuki kesalingpengertian dalam kaitannya dengan niatan baik. Dengan demikian,terjadi dialog interaksional atau dapat dikatakan komunikasi dua arah.Apabila dalam proses komunikasi terjadi rasa saling pengertian,terjadi pula saling pengaruh-memengaruhi dalam rangka mewujud...

Inti Sari Buku Seni Berkotbah dan Public Speaking

Image
H ubungan Antara Khotbah dengan Percakapan Sosial ( Public Speaking ) (Halaman 19 sampai dengan 24) Kata istilah : public atau "publik" berasal dari kata bahasa Latin: publicum  yang berarti: milik negara, kas negara atau perbendaharaan negara, khalayak ramai, umum.Istilah yang sepadan adalah: publicus  yang berarti:urusan negara,semua warga negara,rakyat,umum, semua orang.Dengan keterangan itu,dapat disimpulkan bahwa istilah: "publik" itu berarti suatu kelompok atau sejumlah orang (sedikit atau banyak) yang berkumpul dengan satu tujuan tertentu. Istilah Public Speaking berarti: percakapan sosial.Sedangkan tujuannya adalah: membagi pikiran,ide,pendapat kepada orang lain atau kelompok.Sementara orang menyebut hal ini sebagai "pidato",tetapi sebenarnya berbeda.Dalam beberapa hal pidato lebih mudah daripada percakapan sosial.Hal itu karena dalam pidato orang harus mampu dalam penguasaan tujuan dan arah pembicaraan telah dipersiapkan terlebih dahulu.Nam...