Dasar-Dasar Sejarah(Sejarah Khotbah)


Dasar-Dasar Sejarah(Sejarah Khotbah)
Sejarah Khotbah dapat digolongkan menjadi 5 golongan yaitu:

  1. Khotbah dalam Perjanjian Lama
  2. Kitab Ulangan berisi kumpulan khotbah untuk orang Israel, misalnya: tentang Hukum Taurat yang terdapat di Kitab Keluaran dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi bangsa Israel dalam kehidupan sehari-hari pada waktu itu.Dalam Khotbah itu isinya antara lain:memberitakan hukuman atas dosan karena pelanggaran dan berita keselematan bagi orang yang bertobat atau berpaling kepada Allah.Seorang nabi dalam khotbahnya disampaikan secara langsung tanpa teks dengan metode "alegori".Alegori berarti mengatakan hal-hal lain yang ada di balik kalimat atau yang tersirat dalam yang tersurat atau perumpamaan atau kiasan.Jadi,khotbah alegori adalah khotbah yang mengandalkan perumpamaan dan dalam menafsirkan Alkitab juga memakai dasar penafsiran dengan cara perumpamaan juga.Penafsiran Alegoris berarti menafsirkan alkitab dengan "lebih dalam" atau "mengungkap hal yang tersembunyi",tetapi juga bersifat mistis.

  3. Khotbah dalam Jemaat Mula-Mula
  4. Pada jemaat mula-mula,khotbah didasarkan pada perkataan dan tindakan Yesus Kristus.Kata-kata dan tindakan tersebut adalah : logia kurieoo. Logia berarti: perkataan atau firman dan kurieoo berarti kuasa,memerintahkan.Jadi, logia kurieu berarti hal yang dikatakan langsung oleh Tuhan Yesus sebagai perintah ketika masih bersama para murid-Nya.Demikian juga khotbah didasarkan pada bagian-bagian dari Perjanjian Lama, khususnya yang berkaitan dengan pengharapan akan Mesianik.Dasar-dasar tersebut pada kemudian hari dikumpulkan menjadi salah satu bahan penulisan Injil dan sudah pasti dengan memerhatikan kata-kata Tuhan Yesus sehari-hari yang dicatat oleh para Rasul yang kemudian disebut dengan: logia kurieuoo.

  5. Khotbah dalam Perjanjian Baru
  6. Khotbah di dalam Perjanjian Baru,misalnya: khotbah Petrus ketika hari Pentakosta(turunnya Roh Kudus),khotbah Paulus dalam perjalanan penginjilan di seluruh Asia Kecil sehingga gereja-gereja muncul.Khotbah-khotbah ini merupakan kesaksian hal yang telah terjadi yang berkaitan denga kebangkitan Yesus Kristus untuk menyempurnakan karya keselamatan manusia yang dilakukan langsung oleh Tuhan Yesus Kristus.Khotbah tersebut berkaitan dengan memberi penghiburan:(paraklesis) dan nasihat (paregoria) tentang tindakan Tuhan Allah yang menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus.

  7. Khotbah Menurut Bapa-Bapa Gereja
  8. Ada beberapa bapa Gereja yang diangkat di sini,antara lain:
    • Origenes(185-254)
    • Origenes terlebih dahulu mengatakan bahwa homilitika adalah ilmu pengetahuan yang menerangkan arti,isi,maksud,dan tujuan Firman Tuhan.Oleh sebab itu,dicari metode yang sesuai dengan maksud istilah "homilitika" tersebut.Metode yang dimaksud adalah: somatis (menerangkan firman Tuhan sesuai dengan tujuan yang tertulis dalam nats),psikis (khotbah dengan keterangan penjiwaan), dan pneumatis (pengajaran dengan pengertian tentang firman Tuhan dengan menggunakan metode alegori atau perumpamaan).
    • Agustinus
    • Khotbah mencakup unsur mengajar,menyenangkan hati,dan menggerakkan hati.Adapun tujuannya adalah agar kebenaran semakin luas diketahui,diterima dengan gembira dan semakin menggerakkan orang.Khotbah yang dilayankan Agustinus bersifat rendah hati,bahasa yang sederhana dan mendidik agar waspada kepada ajaran sesat.Corak khotbahnya adalah:kategetis(mempersiapkan orang percaya untuk menerima baptisan).
    • Johanes Chrysostomos (398)
    • Johanes Chrysostomos adalah pengkotbah ulung,tidak mengenal lelah.Menurutnya,tujuan orang mempelajari teologi adalah:dapat mengkhotbahkan Firman Tuhan.Menafsir disamakan dengan berkhotbah.Khotbah mengandung aspek pendidikan,membangkitkan,dan membangun jemaat.Khotbah adalah embawa suara panggilan Yesus.

  9. Khotbah Para Reformator Gereja
  10. Khotbah para perintis reformasi gereja dan para reformator,antara lain:Andreas Gerhard Hyperius,Philip Melanchton,Martin Luther, dan Ulrich Zwingli pada umumnya bercorak: menantang, mendidik,mengajar,mengingatkan,menasihati, dan menghibur.Khotbah gereja adalah firman dan firman ini telah menjadi daging dan menyatakan diri dalam Tuhan Yesus Kristus dan menjadi nyata serta termuat dalam Alkitab.Itulah sebabnya khotbah gereja harus menjadi pemberitaan firman Tuhan.Dalam khotbah Roh Kudus bekerja.

    Dalam Khotbah,berita utama adalah Injil Kemenangan Kristus melawan kuasa jahat dan dosa.Jemaat diikutsertakan bersama Kristus dalam suasana perang rohani melawan Iblis dan para pendengar (jemaat) dapat menikmati kemenangan Kristus dalam peperangan ini.Tanpa Kristus,khotbah akan kehilangan arti.Tanpa Alkitab dan khotbah,Kristus tidak akan sampai kepada kita.

    Setiap penafsir dan pengkotbah harus melakukan tafsiran yang historis,kristologis,dan evangelis.Penafsiran bertujuan untuk mengetahui dan mengerti latar belakang sejarah teks.Hanya dalam khotbah, firman Tuhan tertulis yang dinyatakan pada masa lampau menjadi hidup dan aktual pada masa kini.Itulah sebabnya dalam khotbah harus ada aplikasi bagi para pendengar untuk dapat melakukan firman Tuhan dalam hidup mereka sehari-hari.

Comments

Popular posts from this blog

Bagian 39 - Kebiasaan Anak-Anak -130 Ilustrasi Rohani

Bagian 12 - Tumbuhan Seusai Hujan - 130 Ilustrasi Rohani

Bagian 25 - Anak Yang Manis - 130 Ilustrasi Rohani