Bagian 29 - Salah Kira - 130 Ilustrasi Rohani



Bagian 29 - Salah Kira
Djumadi pernah mendapat omelan dari kawannya yang baru sakit, yang dirawat di ruang Unit Gawat Darurat. Kenapa? Beginilah kisahnya.

Suatu hari, Djumadi akan menengok kawannya di rumah sakit karena tabrakan. Kawannya itu masuk ke ruang unit Gawat Darurat. Pakaian hijau yang khusus dikenakan jika memasuki ruangan itu, sudah dipakainya. Satu per satu wajah pasien dalam ruangan itu diperiksanya. Tetapi Djumadi tidak menemukan temannya itu.

Suasana ruangan itu memang sangat menyedihkan. Djumadi melihat ada seorang pasien paling ujung yang mengedangkan tangannya (mengulurkan lurus-lurus). Wah dia pasti penderita yang susah banget, pikir Djumadi. Dengan perasaan ngeri dan merinding, ditinggalkannya ruangan itu.

Akan tetapi, ketika temannya itu sudah sembuh Djumadi mendapat omelan darinya. Djumadi membela diri. "Sungguh, aku tidak lihat kamu di ruang itu," kilahnya.

"Bukankah aku sudah melambaikan tangan!" kata temannya yang baru sembuh dari sakit.

"Ha?! Jadi itu kamu? Astaga! Kupikir orang yang susah banget." kata Djumadi.

Petrus dan kawan-kawannya juga pernah mengira Tuhan Yesus sebagai hantu ketika Ia berjalan di atas air. Tetapi haruskah kita urung mengasihi kawan-kawan kita, hanya karena kita tidak mengenalinya karena tampangnya menakutkan?

Semua orang adalah sesama kita. Baik yang berwajah bopeng maupun yang jelita.

Referensi Ayat Alkitab:
"Hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu." - 1 Petrus 1:22

Comments

Popular posts from this blog

Bagian 39 - Kebiasaan Anak-Anak -130 Ilustrasi Rohani

Bagian 12 - Tumbuhan Seusai Hujan - 130 Ilustrasi Rohani

Bagian 25 - Anak Yang Manis - 130 Ilustrasi Rohani