Bagian 32 - Mangga Kesabaran - 130 Ilustrasi Rohani
Bagian 32 - Mangga Kesabaran
Dua puluh lima tahun yang lampau, jika saya makan mangga, saya lebih suka mengerogotinya daripada mengupasnya dengan pisau. Mengapa? Karena serat-serat buah mangga yang sudah tua itu menambah cita rasa di mulut kekanak-kanakan saya. Apalagi jika sampai belepotan. Asyik!
Tetapi sekarang rasanya sulit sekali mendapatkan mangga yang benar-benar tua seperti dulu. Mengapa? Sekarang banyak orang ingin segera mendapatkan hasil dari pekerjaannya. Banyak orang yang ingin segera mendapatkan keuntungan. Banyak cara yang mereka tempuh untuk mendapatkan keinginannya itu. Salah satu cara itu ialah memunguti buah mangga yang belum cukup tua. Setelah itu diperam supaya cepat matang. Maka hasilnya pun hanya matang di kulitnya, tetapi rasanya tetap masam.
Rupanya kata kesabaran mulai aus dari kamus kepribadian masa kini. Kenyataan itu sangat disayangkan, karena kesabaran adalah sebagian dari kemenangan.
Banyak orang diselamatkan dari suatu keselamatan yang pernah mengancam dirinya. Mereka sudah bersabar menahan sakit yang dideritanya. Banyak pula orang mendapatkan keuntungan yang sejati, oleh karena mereka memilih bersabar daripada menempuh jalan yang terburu-buru.
Bagaimana dengan kesabaran Anda?
Referensi Ayat Alkitab:
"Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar." - Pengkotbah 10:4

Comments
Post a Comment