Bagian 40 - Pasrah Pada Arus Laut - 130 Ilustrasi Rohani


Bagian 40 - Pasrah Pada Arus Laut
Media massa mengabarkan seseorang telah diselamatkan dari tengah laut setelah terkatung-katung tiga hari tiga malam. Ia bertahan hidup hanya pergantung pada sebilah papan yang dipeluknya erat-erat.

Orang tersebut telah bertindak benar. Ia memilih bersikap diam, mengiuti arus laut yang akan menyeret tubuhnya. Ia pasrah pada arus laut itu. Mengapa ? Karena di tengah lautan yang sangat luas itu ia tidak dapat melihat daratan. Jadi, ia benar-benar tidak tahu, ke mana tujuannya. Arah angin pun tidak diketahuinya -- mana timur dan mana barat. Apalagi tempat dia berada. Jika ia memutuskan untuk berenang ke utara atau ke selatan, belum tentu sampai ke daratan. Bisa jadi malah menjauh dari daratan. Begitu juga jika memutuskan ke arah yang lain. Maka yang terbaik ialah berdiam diri, sambil berpegangan erat-erat pada sebilah papan.

Pada saat kita bimbang atau terjepit, hendaknya kita pun memilih bersikap diam. Diam dan bergantung pada satu pegangan, menunggu sampai Tuhan datang memberi pertolongan. Ya. Janganlah kita mengambil langkah sendiri. Karena tiap langkah yang ditentukan sendiri, tanpa persetujuan Tuhan, mungkin akan menjadikan kita salah langkah. Ingatlah anda pepatah orang Inggris yang mengatakan Silent is Gold? Diam adalah emas!

Referensi Ayat Alkitab:
"Orang yang berakal budi akan berdiam diri pada waktu itu, karena waktu itu adalah waktu yang jahat." - Amos 5:13

Comments

Popular posts from this blog

Bagian 39 - Kebiasaan Anak-Anak -130 Ilustrasi Rohani

Bagian 12 - Tumbuhan Seusai Hujan - 130 Ilustrasi Rohani

Bagian 25 - Anak Yang Manis - 130 Ilustrasi Rohani