Bagian 44 - Balada Sebuah Pohon Tumbang - 130 Ilustrasi Rohani

Bagian 44 - Balada Sebuah Pohon Tumbang
Suatu hari, seorang kawan yang tinggal di luar kota, terpaksa harus menunda kepulangannya karena hujan turun dengan lebatnya. Setelah huna reda, ia baru dapat berangkat. Akan tetapi di tengah jalan, perjalanannya terhambat : ada sebatang pohon tumbang dan mengganggu lalu lintas. Usut punya usut ternyata pohon itu tidak memiliki akar yang dalam Ia ditanam secara stek.

Jika suatu pohon ditanam di tanah yang dangkal, pohon itu akan mudah roboh. Akar pohon itu tidak berdaya tahan kuat terhadap terpaan angin. Padahal akar sebatang pohon diukur dari ketinggiannya. Maksudnya, berapa tinggi pohon itu, sedalam itu pulalah akarnya. Misalnya: Jika suatu pohon satu meter tingginya, maka akar yang masuk ke dalam tanah pun satu meter. Tetapi pohon yang ditanam secara stek, tidak demikian.

Di tengah kemacetan lalu lintas itu, ia mengintropeksi: "Apa yang sudah kutanam sampai seusia ini" Di zaman yang makin kuat arus anginnya, dapatkah aku bertahan ? Dapatkah aku tidak roboh terhempas badai?"

"Ya.....aku harus makin kuat di dalam Kristus." Tekadnya kemudian.

Referensi Ayat Alkitab:
"Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah tegu dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur." - Kolose 2:6,7

Comments

Popular posts from this blog

Bagian 39 - Kebiasaan Anak-Anak -130 Ilustrasi Rohani

Bagian 12 - Tumbuhan Seusai Hujan - 130 Ilustrasi Rohani

Bagian 25 - Anak Yang Manis - 130 Ilustrasi Rohani